Friday, December 24, 2010

Al Quran Menjawab

0 tanggapan
1]. KENAPA AKU DI UJI ?
Dalam Surat Al-Ankabut:
“
Apakah manusia itu
mengira bahwa mereka
dibiarkan (saja)
mengatakan: "Kami telah
beriman", sedang mereka
tidak diuji lagi?
Dan sesungguhnya Kami
telah menguji orang-orang
yang sebelum mereka,
maka
sesungguhnya Allah
mengetahui orang-orang
yang benar dan
sesungguhnya Dia
mengetahui orang-orang
yang dusta.
(QS. Al-'Ankabut [29] : 2-3)
Dalam Surat Al-Baqarah:
"Apakah kamu mengira
bahwa kamu akan masuk
Syurga, padahal belum
datang
kepadamu (cobaan)
sebagaimana halnya orang2
terdahulu sebelum kamu?
Mereka ditimpa oleh
Malapetaka &
Kesengsaraan, serta
digoncangkan
(dgn bermacam-macam
cobaan) sehingga
berkatalah Rasul & orang2
yg beriman bersamanya:
"Bilakah datangnya
Pertolongan Allah?"
Ingatlah, sesungguhnya
Pertolongan Allah itu amat
dekat." (QS.
al-Baqarah [2]: 214).
2]. KENAPA AKU TIDAK
MENDAPATKAN APA YANG
AKU
IDAM-IDAMKAN ?
Dalam Surat Al-Baqarah:
"Boleh jadi kamu
membenci
sesuatu, padahal ia amat
baik bagimu, dan boleh jadi
(pula) kamu menyukai
sesuatu, padahal ia amat
buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah [2] : 216).
3]. KENAPA UJIAN SEBERAT
INI ?
Dalam Surat Al-Baqarah:
"Allah tidak membebani
seseorang melainkan sesuai
dengan
kesanggupannya." (QS. Al-
Baqarah [2]: 286)
4]. RASA FRUSTASI ?
Dalam Surat Ali-Imran:
"Janganlah kamu bersikap
lemah, dan janganlah (pula)
kamu bersedih hati, padahal
kamulah orang-orang yang
paling tinggi (derajatnya),
jika kamu orang-orang
yang beriman."
(QS. Ali Imran [3] : 139).
5]. BAGAIMANA AKU
HARUS
MENGHADAPINYA ?
Dalam Surat Ali Imran:
"Wahai orang-orang yang
beriman, bersabarlah kamu
dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah
bersiap siaga (di
perbatasan negerimu) dan
bertakwalah kepada Allah,
supaya kamu beruntung."
(QS. Ali Imran [3] : 200).
Dalam Surat Al-Baqarah:
"Jadikanlah sabar dan
shalat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang-orang
yang khusyu."
(QS. Al-Baqarah [2] : 45)
6]. APA YANG AKU DAPAT
DARI SEMUA INI ?
Dalam Surat At-Taubah:
"Sesungguhnya Allah telah
membeli dari orang-orang
mukmin, diri dan harta
mereka dengan
memberikan
Syurga untuk mereka."
(QS. At-Taubah [9] : 111)
7]. KEPADA SIAPA AKU
BERHARAP ?
Dalam Surat At-Taubah:
"Jika mereka berpaling (dari
keimanan), maka
Katakanlah:" Cukuplah Allah
bagiku; tidak ada Tuhan
selain Dia. Hanya kepada-
Nya aku bertawakkal, dan
Dia adalah Tuhan yang
memiliki arasy yang agung
".
(QS. At-Taubah [9] : 129)
Dalam Surat Al-Insyirah:
"Dan hanya kepada
Tuhanmulah hendaknya
kamu berharap."
(QS. Al-Insyirah [94] : 8).
8]. AKU TAK DAPAT
BERTAHAN
LAGI..!
Dalam Surat Yusuf:
"jangan kamu berputus asa
dari rahmat Allah.
Sesungguhnya tiada
berputus asa dari rahmat
Allah melainkan kaum yang
kafir".
(QS. Yusuf [12] : 87).
Dalam Surat An-Nisa':
"Apabila kamu diberi
penghormatan dengan
sesuatu penghormatan,
maka balaslah
penghormatan itu dengan
yang lebih baik dari
padanya, atau balaslah
penghormatan itu (dengan
yang serupa).
Sesungguhnya Allah selalu
membuat perhitungan atas
tiap-tiap sesuatu."
(QS. An-Nisa' [4] : 86).
Mari kita berbenah dan
terus berbenah...untuk
mempersembahkan yg
Terbaik dalam masa hidup
kita. Dengan torehan
Kemuliaan dan Semangat
pantang menyerah dimana
pun, kapan pun dan
dengan
siapa pun. Selama Allah
SWT
menjadi "JUST THE ONE
GOAL" Tempat kita
Menyembah, Meminta serta
Berserah Diri. "IYYA
KANA'BUDU WA IYYAKA
NASTA'IN": "Hanya
Engkaulah
yang kami sembah dan
hanya kepada Engkaulah
kami mohon
pertolongan." (QS. Al-
Fatihah
[1]: 5).
Untuk itu, hendaklah Kita
semua bersyukur atas
Nikmat Allah yang selama
ini
diberikan tidak henti-
hentinya dengan cuma-
cuma, karena
Sesungguhnya
ALLAH SWT akan
menambah
Nikmat kepada orang
beriman yang bersyukur,
tetapi akan Celakalah orang
yang TIDAK BERSYUKUR
karena Tunggulah SIKSA
dan
AZAB yang lebih besar
yang
akan diterima.
"Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Kami akan
menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu
mengingkari (nikmat-Ku),
maka sesungguhnya azab-
Ku sangat pedih".
(QS. Ibrahim [14] : 7).
Insya Allah Kita semua
selalu
dalam LINDUNGAN ALLAH
SWT
dan akan "BAHAGIA DUNIA
AKHIRAT", sebagaimana
Do'a
yang sering terlantun:
"RABBANA ATINA FID
DUNIA
HASANAH, WAFIL
AKHIRATI
HASANAH, WAQINA
AZABANNAAR."
AMIIIN....AMIIIN...AMIIIN...
YA
ROBBAL ALAMIIN.....

Bertanya Tentang Cinta

1 tanggapan
Aku bertanya pada alam
semesta tentang arti
“ CINTA”, lalu satu demi satu
mereka menjawab…
Bumi menjawab:
“ CINTA adalah hamparan
tempat tumbuh segala
bahagia dan harapan akan
itu. Ia memang diinjak dan
dihinakan, tetapi ia tak
peduli. Pikir Cinta hanya
memberi, dan itu sajalah
inginnya.”
Air menjawab:
“ CINTA adalah hujan yang
menumbuhkan benih-benih
rasa kesukaan, kerelaan
akan keterikatan, kerinduan
dan kesenduan, atau
samudera kasih yang luas
sebagai naungan segala
perasaan
Api menjawab:
“ CINTA adalah panas yang
membakar segala, ia
memusnahkan untuk dapat
hidup dan menyala. Demi
merasakannya, makhluk
rela terbakar dalam amarah
dan kedurhakaan. ”
Angin menjawab:
“ CINTA adalah hembusan
yang menebar sayang
tanpa tahu siapa tujuannya.
Orang bilang ia buta, sebab
itu inginnya. Ia tak terlihat,
tapi tanpanya segala raga
akan hampa. ”
Langit menjawab:
“ CINTA adalah luasan tanpa
batas. Luasnya tiada
makhluk yang tahu. Kecuali
bahwa cinta itu bahagia
yang biru, atau derita kelam
yang kelabu
Matahari menjawab:
“ CINTA adalah hidup untuk
memberi energi kehidupan
dan cahaya harapan. Ia tak
akan lelah memberi sampai
ia padam dan mati. ”
Pohon menjawab:
“ CINTA adalah akar yang
menopang segalanya. Ia
tulus hingga tak perlu
terlihat dan dikenal. Tapi ia
terus memberi agar batang
bahagia tetap kokoh abadi,
berbuah dan berbunga
indah.”
Gunung menjawab:
“ CINTA adalah rasa yang
menjulang tinggi. Rasa itu
demikian tenang dan
menyejukkan. Namun saat
gundah, Ia akan
meleburkan sekelilingnya
dengan lautan lava
cemburu yang membara.”
Lalu, Aku bertanya pada
CINTA:
“ Wahai CINTA, apakah
sebenarnya arti dirimu??”
CINTA menjawab:
“ CINTA adalah engkau
patuh terhadap-Nya, meski
kau tak melihat-Nya.
Engkau tidak mencium-Nya
atau meraba-Nya, tapi
engkau patuh karena
engkau merasa akan hadir-
Nya. Sebab CINTA bukan
indera, tapi adalah rasa. ”
“CINTA adalah engkau takut
akan amarah-Nya, dan
takut jika Ia
meninggalkanmu. Takut
jika Ia tak menyukaimu lagi.
Lalu engkau mencari-cari
alasan untuk selalu dekat
dengannya, bahkan jika
engkau harus menderita,
atau yang lebih mengerikan
dari itu. ”
“CINTA adalah engkau
menyimpan segala harapan
pada-Nya dan tidak pada
yang lain. Engkau tidak
mendua dalam harapan,
dan demikian selamanya.
Cinta adalah engkau setia
menjadi budak-Nya, yang
engkau hidup untuk-Nya
dan mati untuk kesukaan-
Nya akan dirimu, hidup dan
mati untuk Dia. Engkau
berusaha sekerasnya agar
engkau diakui, hanya
sebagai budak, sebagai
hamba. ”
“Diatas segalanya, CINTA
adalah engkau merasa kasih
sayang yang tunggal yang
tidak engkau berikan pada
yang lain, selain pada-Nya.
Engkau rindu akan hadir-
Nya dan melihat-Nya.
Engkau suka apa yang Ia
sukai dan benci apa yang Ia
benci, engkau merasakan
segala ada pada-Nya dan
segala atas nama-Nya. ”
Aku lantas bertanya pada
CINTA:
“ Bisakah aku
merasakannya?”
Sambil berlaru CINTA
menjawab:
“ Selama engkau
mengetahui hakikat
penciptaanmu dan
bersyukur dengan apa
yang Dia beri, maka itu
semua akan kau rasakan,
percayalah padaku
tambahnya….”
Aku pun Berteriak, “Wahai
KAU SANG MAHA PECINTA
terimalah cintaku yang
sederhana ini, izinkanlah
aku merasakan cintaMu
yang Maha Indah …”

Monday, December 20, 2010

Peta Impian

0 tanggapan
Impian akan mengarahkan kita kemana akan melangkah, bagaimana akan berbuat dan bersikap. Dengan impian kita akan tau dimana titik akhir dari perjuangan. Dan segera setelah mencapai impian itu, kita dapat menggantikannya dengan impian lain yang belum tercapai.
Sahabat, dalam meraih impian, kita perlu strategi dan peta. Sehingga saat berjalan dan bertemu dengan hambatan, kita dapat memilih untuk melompatinya ataukah memutarinya dan mengambil jalan lain. Tanpa mengubah impian, hanya mengubah arah jalan saja.

Bayangkan anda berada di tengah samudera di atas sebuah speedboat.
Lima puluh kilometer di depan anda adalah sebuah pulau, dan di
pulau itu terdapat semua yang anda inginkan dan cita-citakan.
Semua impian anda. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan itu
semua adalah sampai ke pulau tersebut. Pulau itu ada di belakang
cakrawala. Tapi cakrawala yang mana…?
Masalahnya adalah anda tidak punya kompas, peta, radio, telepon,
dan anda tidak tahu mana arah ke pulau tersebut. Arah yang salah
akan membuat anda melenceng jauh sekali dari pulau impian,
sementara di sekeliling anda yang terlihat cuma laut dan langit.
Dalam dua jam, anda bisa saja telah sampai di pulau impian.
Tetapi bila anda salah arah – anda bisa kehabisan bahan bakar
sebelum bisa mencapai pulau impian.
Hidup tanpa tujuan yang jelas, tanpa mengetahui dan mengerti
kegunaan hidup anda – adalah sama dengan dilema pulau impian.
Semua impian anda sebenarnya bisa tercapai, namun untuk mencapainya
anda harus mengetahui peta impian. Yaitu apa, di mana, dan bagaimana mencapainya. Anda mutlak mengetahui arah untuk mencapainya. Tentukan peta anda sekarang – untuk dapat mencapai impian anda. Buat seteliti dan seakurat mungkin – dan selanjutnya anda tinggal mengarahkan speedboat anda ke pulau impian… Untuk selanjutnya, Anda meraihnya, merengkuhnya, dan tersenyum dengan bangga, “Inilah impianku, dan aku telah mendapatkannya.”
==========
Sahabat, berhentilah sejenak dan mari kita saling mendoakan,doa untuk sahabat kita, orang tua kita, orang yang kita cintai. Semoga peta menuju impian hidup yang kita rancang, diridhoi Allah SWT. Kita sadari tubuh kita, nyawa kita dan nafas kita, sepenuhnya adalah miliknya. Tiada satupun peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita, tanpa ridhoNya. Selamat berjuang sahabat… Impian itu, sudah rindu untuk kita rengkuh, dan kita peluk.

Kesabaran

0 tanggapan
Sekalipun ada keuntungan untuk menjadi yang pertama, tetapi
terdapat lebih banyak keuntungan dalam menjadi yang terbaik.
Di dunia yang serba instan dan segera ini, layaklah kita melihat
bagaimana melakukan sesuatu secara sepantasnya.

Terburu-buru dan ketidak sabaran adalah bisa berakibat fatal
dan rentan terhadap kesalahan. Pelajarilah nilai kesabaran.
Sekalipun rasanya seperti anda tertinggal jauh di belakang,
tetapi dengan usaha yang terukur dan tekun, lebih mungkin
anda akan berada di depan.

Kesabaran bukan berarti menunda-nunda pekerjaan. Kesabaran
berarti mengambil tindakan SEKARANG, yang akan membawa hasil
di masa depan. Kesabaran berfokus pada hasil terbaik – bukan
pada hasil tercepat atau termudah. Kesabaran berarti mengerti
bahwa perjalanan panjang memiliki hasil yang panjang pula.

Mulailah dari sekarang, dan bersabarlah. Siapa yang mencari
hasil segera – akan segera pula kehilangan hasilnya – itupun
kalau mereka bisa mendapatkan hasil.

Memang makan waktu untuk menghasilkan yang terbaik, tetapi
anda sendiri yang akan menikmati hasilnya…

Tuesday, December 14, 2010

Kebijaksanaan Seorang GURU

0 tanggapan
Suatu ketika dalam
hidupnya, Zi Gong pernah
bertanya kepada Sang Guru
Bijak tentang bagaimana
seseorang harus bersikap di
dalam hidup. Sang Guru
Bijak tidak menjawab
dengan kata-kata belaka.
Beliau mengajak Zi Gong
masuk ke dapur. Ketika Zi
Gong bingung dan
menunggu, gurunya sudah
asyik menyiapkan perapian
dan mulai memasak air.
Kala air mulai mendidih,
Sang Guru Bijak keluar
rumah dan kemudian
masuk kembali sambil
membawa sebongkah
batu. Kemudian batu itu
dimasukkannya kedalam air
yang mulai mendidih. Sang
Guru Bijak merebus batu!.
Dalam hati Zi Gong
bertanya-tanya tentang
keanehan Sang Guru.
Namun ia belum berani
bicara dan diam
menunggu. Selang
beberapa waktu Sang Guru
Bijak mengeluarkan sang
batu dan menaruhnya
diatas meja. Tiba-tiba Sang
Guru Bijak berkata,
"Kamu jangan seperti Batu"
Mulut Zi Gong menganga
"Batu ini begitu keras,
direbus didalam air panas
mendidih pun tidak
berkurang kerasnya"
“ Orang seperti batu, sangat
kaku, merasa paling benar,
paling jagoan dan tidak bisa
berubah"
"Padahal kehidupan selalu
berubah"
"Diatas pohon tinggi masih
ada awan
"Diatas awan masih ada
langit"
"Diatas langit masih ada
Tuhan"
"Bagaimana mungkin kita,
manusia biasa, boleh
merasa diri paling
sempurna?"
Zi Gong tersadar. Sang
Guru sedang memberinya
pelajaran lewat contoh
sederhana. Inilah yang acap
kali membuat Zi Gong dan
saudara-saudara
seperguruannya begitu
mengagumi cara Gurunya
mengajar. Pelajaran yang
begitu rumit dan dalam
sekali, pun bisa
diuraikannya secara amat
sederhana. Setelah
merenung sejenak Zi Gong
lalu bertanya,
"Guru, saya harus bersikap
bagaimana?".
Seperti tadi, kali ini Sang
Guru Bijak pun tidak
menjawab.
ditambahkannya, kayu ke
dalam perapian dan sekali
lagi beliau beranjak ke luar
rumah. Tak lama kemudian
ia membawa sebongkah
salju yang mengeras.
Tanpa berkata-kata
bongkahan salju itu
dimasukkannya kedalam air
yang bergolak panas.
Dalam hitungan detik, salju
pun mencair. Hilang dari
pandangan, luluh bagai air.
"Kamu jangan seperti
bongkahan salju"
"Kelihatan keras,
berkarakter, punya prinsip
dan teguh pendirian"
"Namun baru diuji sebentar
saja semuanya lenyap tak
berbekas"
"Suka mengecam orang
lain yang tidak jujur,
berlaku sok suci"
"namun ketika dihadapkan
pada kehidupan nyata,
semua idealismenya hancur
tak berbekas"
Zi Gong tersadar. Dia kini
sudah dihadapkan dua
ekstrim: keras kepala versus
tidak berpendirian. Punya
prinsip kaku versus prinsip
fleksibel banget. Dia kini
ingat nasihat Sang Guru
sebelumnya. Terlalu kiri
tidak baik. Terlalu ke kanan
juga tidak baik.Terlalu cepat
tidak tepat. Terlalu lambat
juga tidak tepat. Terlalu
maju perlu direm. Terlalu
lambat perlu didorong.
Yang terbaik adalah Tengah
Sempurna.
Ketika Sang Guru
memandangnya sambil
tersenyum. Zi Gong
tersentak dari lamunannya.
Sambil menghormat, ..
"Saya memahami
penjelasan Guru"
"Namun saya belum
menemukan jawaban
tentang bagaimana saya
seharusnya menyikapi
kehidupan"
"Mohon Guru berkenan
memberikan petunjuk lebih
lanjut"
Seperti sebelumnya, Sang
Guru Bijak juga tidak
menjawab. Kini ia pun
bangkit dari tempat
duduknya dan segera
beranjak. Tidak ke halaman
depan rumah, melainkan ke
belakang. Tak lama
kemudian Sang Guru
membawa dua butir telur
ayam ditangannya. Telur
yang satu kemudian
dipecahkannya di depan Zi
Gong. Segera Zi Gong bisa
melihat cairan telur yang
telah meleleh membasahi
meja. Cari namun kental.
Telur kedua kemudian
dimasukan kedalam air
yang mendidih.
Setelah berdiam cukup
lama, tiba-tiba Sang Guru
Bijak mengeluarkan telur
yang sudah matang dan
megelupasnya. Segera
tercium telur yang sudah
matang dan megelupasnya.
Segera tercium harum
aroma telur rebus dan
terlihat putih ranumnya
telur matang. Telur yang
semula cair dan kental
dikala mentah, kini berubah
menjadi lebih keras
sesudah matang.
"Kamu pun jangan menjadi
telur rebus"
"Baru belajar sedikit, sudah
merasa mampu menguasai
semua"
"Baru paham secuil ayat
suci, merasa sah
memonopoli kebenaran,
sombong, ekstrem,
takabur."
Cukup lama Zi Gong
merenung. Kalau mau
jujur, dirinya pun masi ada
unsur telur rebusnya.
Terkadang di bawah
sadarnya, ia masih suka
menyombongkan diri
sesekali. Ia harus berubah.
Sang Guru telah dengan jitu
menyentilnya secara tidak
langsung.
Setelah sadar, wajah Zi
Gong langsung bersemu
merah kala gurunya
tersenyum-senyum
memandangnya dari tadi.
Seakan telah terbuka semua
rahasia hatinya. Tapi
mengapa harus malu?
Bukankah Sang Guru
memang sudah
memahami segenap
kekuatan dan
kelemahannya? Tanpa
menunggu pertanyaan Zi
Gong, Sang Guru Bijak
kembali bergegas ke
belakang. Diambilnya
sebuah wortel dari kebun.
Seperti sebelumnya, wortel
itu pun dimasukkannya ke
dalam air mendidih. Selang
beberapa waktu, wortel itu
diangkatnya dari air
rebusan.
"Zi Gong, kamu pun tidak
boleh menjadi wortel
rebus."
Sejenak Zi Gong tercenung.
Dipegangnya wortel rebus
itu sambil dipencet-pencet.
Wortel yang semula keras
kini menjadi lunak. Namun
ia tetap bisa dikenali sebagai
wortel. Mengapa gurunya
mengatakan seperti itu?
Bukankah wortel
melambangkan fleksibilitas,
keluwesan, namun
sekaligus kekukuhan untuk
mempertahankan prinsip,
sehingga tetap tidak
kehilangan jati diri? Mulut Zi
Gong ingin meluapkan
banyak kata-kata, berjuta
argumen; namun entah
mengapa seakan terkunci.
Sang Guru tetap
tersenyum.
"Zi Gong, wortel memang
luwes, fleksibel, mampu
beradaptasi, mampu
beradaptasi menyesuaikan
diri"
"Hebatnya lagi ia tidak
kehilangan jati dirinya"
"Lambang seseorang yang
teguh mempunyai prinsip,
namun tidak kaku, Bagus"
"Tapi, cobalah kamu lihat air
ini. air ini tetap tidak
berubah"
"Tidak ada nilai tambah.
Apa artinya?"
"Pengorbanan wortel itu
menjadi sia-sia. Tidak
mengubah apa-apa"
Mata Zi Gong membelalak
lebar, wajahnya
memancarkan roma
kegembiraan. Sekali lagi ia
mendapat pencerahan dari
gurunya yang amat
bijaksana. Ia sungguh-
sungguh beruntung
mempunyai guru yang
begitu arif dan bijaksana.
Sampai di sini Zi Gong
sudah tidak merasa
penasaran lagi. Ia seakan
sudah cukup terpuaskan
dengan empat contoh yang
diberikan gurunya. Dia tidak
sadar bahwa Sang Guru
sudah mengganti airnya,
menambahkan kayu bakar
dan mulai merebus air
kembali. Dia baru sadar
kembali kala gurunya
menaruh bongkahan gula
batu kedalam air mendidih.
"Jadilah kamu gula batu,
muridku"
"Tubuhnya memang
hancur seperti bongkahan
salju, tapi bukan karena ia
tidak punya prinsip"
"Kelihatannya kalah, tapi
sebenarnya dialah yang
menang"
"Yang menguasai yang
membuat air berubah
manis"
"Biarkan orang menyangka
diri merekalah yang
menang"
"Namun sesungguhnya
telah dikalahkan secara
cerdik dan halus"
"Bila kamu bisa meresapi
dan menghayati makna
filosofi gula batu ini"
"Kamu akan bisa
menerapkanya di bidang
apa pun di sepanjang
hidupmu"
"Itulah jawaban atas
pertanyaanmu semula,
bagaimana sikap terbaik
dalam kehidupan."

Sunday, December 12, 2010

Penebak Hari

0 tanggapan
rumus= (T + H + K) / 7

keterangan:
T = tahun
H= hari selama sebelum tanggal itu
K= (tahun-1) / 4

contoh: 2 februari 2013

H= 31+2 = 33

sisa:
0 = jumat
1 = sabtu
dst . . .

Sunday, December 5, 2010

Multiplier dan Penggunaannya

0 tanggapan
7 ==> 2
11 ==> 1
13 ==> 9
17 ==> 5
19 ==> 17
23 ==> 16
29 ==> 26
31 ==> 3
37 ==> 11
41 ==> 4
43 ==> 30
47 ==> 14

multiplier digunakan untuk menentukan apakah suatu bilangan habis dibagi bilangan prima atau tidak

pisahkan satuan dengan bilangan lainnya, lalu kurangkan bilangan lain itu dengan satuan dikali multiplier

contoh: apakah 1736 habis dibagi 31?
Jawab: 3 adalah multiplier 31
173-6(3)=
173-18=
355

355 habis dibagi 31, maka 1736 juga habis dibagi 31 !

Kapankah Jarum Jam dan Jarum Menit Berhimpit?

0 tanggapan
Kapan jarum jam dan jarum menit berhimpit

n=3927,27k (detik)

-------------
k=bilangan 1 sampai 12

1 apabila antara pukul 00:00 smp 1
2 apabila antara jam 1 smp 2
3 apabila antara jam 2 smp 3
dst...

Setelah didapatkan nilai "n" yaitu masih dalam detik lalu konversikan ke dalam format jam:menit:detik

contoh: kapankah jarum jam dan menit berhimpit
antara jam 12 dan 1?
Penyelesaian....
K=1
n=3927,27
itu adalah detik
apabila dikonversikan
maka, 01:05:27,27

Monday, November 29, 2010

Ketika IBLIS Bertamu Kepada Rasulullah SAW

0 tanggapan
Iblis Terpaksa Bertamu
Kepada Rasulullah SAW
(dari Muadz bin Jabal dari
Ibn Abbas)
Ketika kami sedang
bersama Rasulullah SAW di
kediaman seorang sahabat
Anshar, tiba-tiba terdengar
panggilan seseorang dari
luar rumah: “Wahai
penghuni rumah, bolehkah
aku masuk? Sebab kalian
akan membutuhkanku. ”
Rasulullah bersabda:
“ Tahukah kalian siapa yang
memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan
rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu
Iblis, laknat Allah
bersamanya. ”
Umar bin Khattab berkata:
“ Izinkan aku
membunuhnya wahai
Rasulullah ”.
Nabi menahannya: “Sabar
wahai Umar, bukankah
kamu tahu bahwa Allah
memberinya kesempatan
hingga hari kiamat? Lebih
baik bukakan pintu
untuknya, sebab dia telah
diperintahkan oleh Allah
untuk ini, pahamilah apa
yang hendak ia katakan dan
dengarkan dengan baik. ”
Ibnu Abbas RA berkata:
pintu lalu dibuka, ternyata
dia seperti seorang kakek
yang cacat satu matanya.
Di janggutnya terdapat 7
helai rambut seperti rambut
kuda, taringnya terlihat
seperti taring babi, bibirnya
seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam
untukmu Muhammad.
Salam untukmu para
hadirin …”
Rasulullah SAW lalu
menjawab: “Salam hanya
milik Allah SWT, sebagai
mahluk terlaknat, apa
keperluanmu ?”
Iblis menjawab: “Wahai
Muhammad, aku datang ke
sini bukan atas kemauanku,
namun karena terpaksa. ”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari
utusan Allah telah
mendatangiku dan berkata:
“ Allah SWT
memerintahkanmu untuk
mendatangi Muhammad
sambil menundukkan
diri.beritahu Muhammad
tentang caramu dalam
menggoda manusia.
jawabalah dengan jujur
semua pertanyaannya.
Demi kebesaran Allah, andai
kau berdusta satu kali saja,
maka Allah akan jadikan
dirimu debu yang ditiup
angin.”
“Oleh karena itu aku
sekarang mendatangimu.
Tanyalah apa yang hendak
kau tanyakan. Jika aku
berdusta, aku akan dicaci
oleh setiap musuhku. Tidak
ada sesuatu pun yang
paling besar menimpaku
daripada cacian musuh. ”
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu
bertanya kepada Iblis:
“ Kalau kau benar jujur,
siapakah manusia yang
paling kau benci ?”
Iblis segera menjawab:
“ Kamu, kamu dan orang
sepertimu adalah mahkluk
Allah yang paling aku
benci. ”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa
yang memberikan dirinya
mengabdi kepada Allah
SWT. ”
“lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan
wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu
bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar
dan tak pernah
mengeluhkan kesulitannnya
kepda orang lain. ”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia
tidak mengeluhkan
kesulitannya kepada orang
lain selama 3 hari, Allah
akan memberi pahala orang
-orang yang sabar. ”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang
bersyukur.”
“Apa tanda
kesyukurannya?”
“Ia mengambil
kekayaannya dari
tempatnya, dan
mengeluarkannya juga dari
tempatnya. ”
“Orang seperti apa Abu
Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku
di masa jahiliyah, apalagi
dalam Islam. ”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap
berjumpa dengannya aku
pasti kabur. ”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang
yang malaikat pun malu
kepadanya. ”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar
kepalaku selamat, dan
berharap ia melepaskanku
dan aku melepaskannya.
tetapi ia tak akan mau
melakukan itu. ” (Ali bin Abi
Thalib selau berdzikir
terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat
Menyakiti Iblis
“ Apa yang kau rasakan jika
melihat seseorang dari
umatku yang hendak
shalat ?”
“Aku merasa panas dingin
dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang
hamba bersujud 1x kepada
Allah, Allah mengangkatnya
1 derajat. ”
“Jika seorang umatku
berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat
hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-
Quran?”
“Aku merasa meleleh
laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang
tersebut membelah
tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada
4 keuntungan baginya.
Yaitu keberkahan dalam
hartanya, hidupnya disukai,
sedekah itu kelak akan
menjadi hijab antara dirinya
dengan api neraka dan
segala macam musibah
akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat
mematahkan
pinggangmu ?”
“Suara kuda perang di jalan
Allah.”
“Apa yang dapat
melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang
bertaubat.”
“Apa yang dapat
membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang
dan malam.”
“Apa yang dapat
mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam –
diam.”
“Apa yang dapat menusuk
matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul
kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling
mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara
makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan
jariku.”
“Dimanakah kau menaungi
anak – anakmu di musim
panas?”
“Di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi
Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : “Siapa
temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu
gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan
shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling
membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan
shalatnya dengan sengaja.”
Iblis Tidak Berdaya Di
hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu
bersabda : “Segala puji bagi
Allah yang telah
membahagiakan umatku
dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali:
“ Tidak,tidak.. tak akan ada
kebahagiaan selama aku
hidup hingga hari akhir.
Bagaimana kau bisa
berbahagia dengan
umatmu, sementara aku
bisa masuk ke dalam aliran
darah mereka dan mereka
tak bisa melihatku. Demi
yang menciptakan diriku
dan memberikanku
kesempatan hingga hari
akhir, aku akan
menyesatkan mereka
semua. Baik yang bodoh,
atau yang pintar, yang bisa
membaca dan tidak bisa
membaca, yang durjana
dan yang shaleh, kecuali
hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas
menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai
Muhammad, bahwa barang
siapa yang menyukai emas
dan perak, ia bukan orang
yang ikhlas. "
"Jika kau lihat seseorang
yang tidak menyukai dinar
dan dirham, tidak suka
pujian dan sanjunang, aku
bisa pastikan bahwa ia
orang yang ikhlas, maka
aku meninggalkannya. "
"Selama seorang hamba
masih menyukai harta dan
sanjungan dan hatinya
selalu terikat dengan
kesenangan dunia, ia sangat
patuh padaku. ”
Iblis Dibantu oleh 70.000
Anak-Anaknya
“ Tahukah kamu
Muhammad, bahwa aku
mempunyai 70.000 anak.
Dan setiap anak memiliki
70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku
tugaskan untuk
mengganggu ulama.
Sebagian untuk
menggangu anak – anak
muda, sebagian untuk
menganggu orang -orang
tua, sebagian untuk
menggangu wanta – wanita
tua, sebagian anak -anakku
juga aku tugaskan kepada
para Zahid.
Aku punya anak yang suka
mengencingi telinga
manusia sehingga ia tidur
pada shalat berjamaah.
tanpanya, manusia tidak
akan mengantuk pada
waktu shalat berjamaah.
Aku punya anak yang suka
menaburkan sesuatu di
mata orang yang sedang
mendengarkan ceramah
ulama hingga mereka
tertidur dan pahalanya
terhapus.
Aku punya anak yang
senang berada di lidah
manusia, jika seseorang
melakukan kebajikan lalu ia
beberkan kepada manusia,
maka 99% pahalanya akan
terhapus.
Pada setiap seorang wanita
yang berjalan, anakku dan
syaithan duduk di pinggul
dan pahanya, lalu
menghiasinya agar setiap
orang memandanginya. ”
Syaithan juga berkata,
“ keluarkan tanganmu”, lalu
ia mengeluarkan tangannya
lalu syaithan pun menghiasi
kukunya.
“ Mereka, anak – anakku
selalu meyusup dan
berubah dari satu kondisi ke
kondisi lainnya, dari satu
pintu ke pintu yang lainnya
untuk menggoda manusia
hingga mereka terhempas
dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka
menyembah Allah tanpa
ikhlas, namun mereka tidak
merasa.
Tahukah kamu,
Muhammad? bahwa ada
rahib yang telah beribadat
kepada Allah selama 70
tahun. Setiap orang sakit
yang didoakan olehnya,
sembuh seketika. Aku terus
menggodanya hingga ia
berzina, membunuh dan
kufur. ”
Cara Iblis Menggoda
“ Tahukah kau Muhammad,
dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama
yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku.
barangsiapa bersumpah
dengan berdusta, ia
kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada
Adam dan Hawa dengan
nama Allah bahwa aku
benar – benar
menasihatinya.
Sumpah dusta adalah
kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan
Namimah (Adu domba)
kesenanganku.
Kesaksian palsu
kegembiraanku.
Orang yang bersumpah
untuk menceraikan istrinya
ia berada di pinggir dosa
walau hanya sekali dan
walaupun ia benar. Sebab
barang siapa membiasakan
dengan kata – kata cerai,
isterinya menjadi haram
baginya. Kemudian ia akan
beranak cucu hingga hari
kiamat. jadi semua anak –
anak zina dan ia masuk
neraka hanya karena satu
kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad,
umatmu ada yang suka
mengulur ulur shalat. Setiap
ia hendak berdiri untuk
shalat, aku bisikan padanya
waktu masih lama, kamu
masih sibuk, lalu ia
manundanya hingga ia
melaksanakan shalat di luar
waktu, maka shalat itu
dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil
mengalahkanku, aku
biarkan ia shalat. Namun
aku bisikkan ke telinganya
‘ lihat kiri dan kananmu’,
iapun menoleh. pada saat
iatu aku usap dengan
tanganku dan kucium
keningnya serta aku katakan
’ shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu
Muhammad, orang yang
banyak menoleh dalam
shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku
suruh dia untuk bergegas.
ia pun shalat seperti ayam
yang mematuk beras.
jika ia berhasil
mengalahkanku dan ia
shalat berjamaah, aku ikat
lehernya dengan tali, hingga
ia mengangkat kepalanya
sebelum imam, atau
meletakkannya sebelum
imam.
Kamu tahu bahwa
melakukan itu batal
shalatnya dan wajahnya
akan dirubah menjadi
wajah keledai.
Jika ia berhasil
mengalahkanku, aku tiup
hidungnya hingga ia
menguap dalam shalat. Jika
ia tidak menutup mulutnya
ketika mnguap, syaithan
akan masuk ke
dalamdirinya, dan
membuatnya menjadi
bertambah serakah dan gila
dunia.
Dan iapun semakin taat
padaku.
Kebahagiaan apa untukmu,
sedang aku memerintahkan
orang miskin agar
meninggalkan shalat. aku
katakan padaknya, ‘kamu
tidak wajib shalat, shalat
hanya wajib untuk orang
yang berkecukupan dan
sehat. orang sakit dan
miskin tidak, jika
kehidupanmu telah berubah
baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam
kekafiran. Jika ia mati sambil
meninggalkan shalat maka
Allah akan menemuinya
dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku
berdusta Allah akan
menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah
kau akan bergembira
dengan umatmu padahal
aku mengeluarkan
seperenam mereka dari
islam ?”
10 Hal Permintaan Iblis
kepada Allah SWT
“ Berapa hal yang kau pinta
dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah
membiarkanku berbagi
dalam harta dan anak
manusia, Allah
mengizinkan. ”
Allah berfirman,
“ Berbagilah dengan
manusia dalam harta dan
anak. dan janjikanlah
mereka, tidaklah janji setan
kecuali tipuan. ” (QS Al-
Isra :64)
“ Harta yang tidak
dizakatkan, aku makan
darinya. Aku juga makan
dari makanan haram dan
yang bercampur dengan
riba, aku juga makan dari
makanan yang tidak
dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah
membiarkanku ikut
bersama dengan orang
yang berhubungan dengan
istrinya tanpa berlindung
dengan Allah, maka setan
ikut bersamanya dan anak
yang dilahirkan akan sangat
patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut
bersama dengan orang
yang menaiki kendaraan
bukan untuk tujuan yang
halal.
Aku minta agar Allah
menjadikan kamar mandi
sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah
menjadikan pasar sebagai
masjidku.
Aku minta agar Allah
menjadikan syair sebagai
Quranku.
Aku minta agar Allah
menjadikan pemabuk
sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah
memberikanku saudara,
maka Ia jadikan orang yang
membelanjakan hartanya
untuk maksiat sebagai
saudaraku. ”
Allah berfirman,
“ Orang -orang boros
adalah saudara – saudara
syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
“Wahai Muhammad, aku
minta agar Allah
membuatku bisa melihat
manusia sementara mereka
tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah
memberiku kemampuan
untuk mengalir dalam aliran
darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”,
dan aku bangga dengan hal
itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia
bersamaku di hari kiamat. ”
Iblis berkata : “Wahai
muhammad, aku tak bisa
menyesatkan orang
sedikitpun, aku hanya bisa
membisikan dan
menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan,
tak akan tersisa
seorangpun …!!!
Sebagaimana dirimu, kamu
tidak bisa memberi hidayah
sedikitpun, engkau hanya
rasul yang menyampaikan
amanah.
Jika kau bisa memberi
hidayah, tak akan ada
seorang kafir pun di muka
bumi ini. Kau hanya bisa
menjadi penyebab untuk
orang yang telah ditentukan
sengsara.
Orang yang bahagia adalah
orang yang telah ditulis
bahagia sejak di perut
ibunya. Dan orang yang
sengsara adalah orang
yang telah ditulis sengsara
semenjak dalam
kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu
membaca ayat :
“ Mereka akan terus
berselisih kecuali orang
yang dirahmati oleh Allah
SWT ” (QS Hud :118 - 119)
juga membaca,
“ Sesungguhnya ketentuan
Allah pasti berlaku” (QS Al-
Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
“ Wahai Muhammad
Rasulullah, takdir telah
ditentukan dan pena takdir
telah kering. Maha Suci
Allah yang menjadikanmu
pemimpin para nabi dan
rasul, pemimpin penduduk
surga, dan yang telah
menjadikan aku pemimpin
mahluk mahluk celaka dan
pemimpin penduduk
neraka. aku si celaka yang
terusir, ini akhir yang ingin
aku sampaikan kepadamu.
dan aku tak berbohong. ”
Sampaikanlah risalah ini
kepada saudara-saudara
kita, agar mereka mengerti
dengan benar, apakah
tugas-tugas dari Iblis atau
Syaithan tsb. Sehingga kita
semua dapat mengetahui
dan dapat mencegahnya
dan tidak menuruti bisikan
dan godaan Iblis atau
Syaithan.
Mudah-mudahan dengan
demikian kita dapat setidak-
setidaknya membuat hidup
ini lebih nyaman dan
membuat tempat serta
lingkungan kita lebih aman

Saturday, November 6, 2010

Kisah Kelinci

0 tanggapan
Seekor kelinci sedang
duduk santai di tepi pantai,
Tiba tiba datang seekor
rubah jantan besar yang
hendak memangsanya,
Lalu kelinci itu berkata:
"Kalau memang kamu
berani, hayo kita berkelahi
di dalam lubang kelinci,
Yang kalah akan jadi
santapan yang menang,
dan saya yakin saya akan
menang. "Sang Rubah
jantan merasa tertantang,
"Di manapun jadi, Masa sih
kelinci bisa menang
melawan aku? "Merekapun
masuk ke dalam sarang
kelinci, Sepuluh menit
kemudian sang kelinci
keluarsambil
menggenggam Setangkai
paha rubah dan
melahapnya dengan
nikmat. Sang Kelinci
kembali bersantai, sambil
memakai kaca mata hitam
dan topi pantai tiba-tiba
datang seekor serigala
besar yang hendak
memangsanya, Lalu kelinci
berkata: "Kalau memang
kamu berani, hayo kita
berkelahi di dalam lubang
kelinci, yang kalah akan jadi
santapan yang menang,
dan saya yakin saya akan
menang. "Sang serigala
merasa tertantang,
"Dimanapun jadi, masa sih
kelinci bisa menang
melawan aku? "Merekapun
masuk ke dalam sarang
kelinci, lima belas menit
kemudian sang kelinci
keluar sambil
menggenggam setangkai
paha serigala dan
melahapnya dengan
nikmat. Sang kelinci kembali
bersantai, sambil
memasang payung pantai
dan merebahkan diri di atas
pasir, tiba-tiba datang
seekor beruang besar yang
hendak memangsanya.
Lalu kelinci berkata: "Kalau
memang kamu berani,
hayo kita berkelahi di dalam
lubang kelinci, yang kalah
akan jadi santapan yang
menang, dan saya yakin
saya akan menang. "Sang
Beruang merasa tertantang,
"Dimanapun jadi, masa sih
kelinci bisa menang
melawan aku? "Merekapun
masuk ke dalam sarang
kelinci, Tiga puluh menit
kemudian sang kelinci
keluar sambil
menggenggam setangkai
paha Beruang dan
melahapnya dengan
nikmat. Pohon kelapa
melambai lambai,
lembayung senja sudah
tiba, habis sudah waktu
bersantai, Sang Kelinci
melongok ke dalam lubang
kelinci, sambil melambai
"Hai, keluar, sudah sore,
besok kita teruskan!!
"Keluarlah seekor harimau
dari lubang itu, sangat
besar badannya. Sambil
menguap Harimau berkata,
"Kerja sama kita sukses hari
ini, kita makan kenyang dan
saya tidak perlu berlari
mengejar kencang."
The Winner selalu berfikir
mengenai kerja sama,
sementaraThe Looser selalu
berfikir bagaimana menjadi
tokoh yang paling berjaya.
Untuk membentuk ikatan
persahabatan dan
persaudaraan harus ada
kerendahan hati dan
keikhlasan bekerja sama:
(MESKIPUN) DENGAN
SESEORANG YANG
KELIHATANNYA TIDAK
LEBIH BAIK DARI KITA